Tampilkan postingan dengan label Yesus 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yesus 1. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juli 2026

Yesus 1

 


ApAkAh yesus

segerA dAtAng?

Kebanyakan kita secara ala-

mi didesak untuk mengeta-

hui masa depan. Kita ingin me-

ngetahui apa yang ada di balik 

cakrawala. namun  ramalan yang 

tepat tetap merupakan sesuatu 

yang sangat sulit diketahui. Sa-

ngat sulit untuk kita meramal 

cuaca hari esok!

Namun demikian, ada Seo-

rang, yang nubuatan-Nya ter-

bukti sangat tepat. Yesus Kris-

1. TANDA-TANDA BAHWA YESUS KRISTUS AKAN 

KEMBALI PADA ZAMAN KITA INI

tus, melalui firman-Nya, bisa 

membawa kita ke hari depan itu; 

Ia yaitu  Pemandu yang dapat 

dipercaya. Dalam pelajaran ini 

kita akan melihat apa yang Ia te-

lah katakan tentang kedatang-

an-Nya yang kedua. Memang 

benar, siapakah yang dapat me-

ngetahui lebih banyak tentang 

kiamat dunia ini lebih dari Se-

orang yang menciptakannya se-

jak mulanya?

Setelah Yesus meyakinkan 

murid-murid-Nya bahwa Ia 

akan kembali ke dunia kita ini 

untuk kedua kalinya (Matius 

23:39), pertanyaan apakah yang 

mereka tanyakan kepada-Nya?

“ Kata mereka: ‘Katakan-

lah kepada kami, bilamana-

kah itu akan terjadi dan APA-

KAH TANDA KEDATANGAN-

MU dan tanda kesudahan du-

nia?’” Matius 24:3.

Yesus menjawab dengan jelas 

dan positif. Dalam fasal 24 buku 

Matius dan fasal 21 buku Lukas 

secara pribadi Ia memberikan 

beberapa “tanda” atau bukti, di 

mana kita dapat mengetahui ka-

pan kedatangan-Nya yang sege-

ra itu. Nubuatan Alkitab lainnya 

menolong kita mengerti gam-

baran ini, menjelaskan secara 

rinci keadaan dunia sesaat se-

belum Kristus kembali. Seperti 

yang akan kita lihat, nubuatan-

nubuatan ini digenapi di hadap-

an mata kita sekarang ini: itu 

menunjukan Kristus segera da-

tang kembali ke dunia ini.

Marilah kita memperhatikan 

sepuluh tanda nubuatan Alki-

tab dalam perjalanan menuju ke 

surga dan meneliti pertanyaan-

pertanyaan yang mungkin dita-

nyakan oleh seorang pelancong 

zaman modern ketika ia mem-

baca semua ini.

TANDA 1—PENDEriTAAN! 

TEror! KEbiNGUNGAN!

Lebih dar i  ser ibu sembi-

lan ratus tahun yang lalu Ye-

sus memberikan nubuatan yang 

menggambarkan kehidupan za-

man ini, yang kedengarannya 

seperti baru saja diterima mela-

lui siaran berita tadi malam:

“Dan akan ada TANDA-

TANDA pada matahari dan bu-

lan dan bintang-bintang, dan di 

bumi bANGSA-bANGSA AKAN 

TAKUT DAN biNGUNG meng-

hadapi deru dan gelora laut. 

orANG AKAN MATi KETA-

KUTAN sebab  KECEMAS-

AN bErHUbUNG DENGAN 

SEGALA APA YANG MENiMPA 

bUMi iNi, sebab kuasa-kua-

sa langit akan goncang. 

PA DA  WA K T U  i T U 

orANG AKAN MELi-

HAT ANAK MANUSiA 

DATANG dalam awan 

dengan segala kekuasa-

an dan kemuliaan-Nya. 

Apabila semuanya itu 

mulai terjadi, bangkit-

lah dan angkatlah mu-

kamu, sebab penyela-

matanmu sudah dekat” 

Lukas 21:25-28.

Tidak ada lagi gam-

baran yang lebih tepat 

mengenai dunia seka-

rang ini selain daripada: 

“Orang akan mati keta-

kutan sebab  kecemas-

an berhubung dengan 

segala apa yang menim-

pa bumi ini.” Simpan-

an persenjataan yang ada mam-

pu membinasakan seluruh pla-

net bumi. Apakah yang akan ter-

jadi bila beberapa teroris berha-

sil menguasai satu hulu ledak 

nuklir?

Yesus memberikan kita satu 

dasar pengharapan di abad yang 

penuh bencana ini. Krisis yang 

sedang terjadi sekarang ini, yai-

tu “penderitaan dan kebingung-

an” di seluruh dunia hanyalah 

memperkuat kebenaran bahwa 

kedatangan Kristus benar-benar 

“sudah dekat.” Orang banyak se-

karang sering meraung sebab  

frustrasi. “Tengok, apa lagi yang 

akan terjadi dunia ini!” Teta-

pi pelajar nubuatan Alkitab bi-

sa berseru dengan suara yang 

penuh pengharapan, “Tengok, 

SIAPA yang akan datang ke du-

nia kita ini.”

TANDA 2—bENCANA ALAM 

Di DUNiA

Bagaimanakah bencana alam 

itu cocok dengan ramalan pe-

ristiwa-peristiwa hari-hari tera-

khir dunia?

“Dan akan terjadi GEMPA 

bUMi yang dahsyat dan di ber-

bagai tempat akan ada PENYA-

KiT SAMPAr dan kelaparan, 

dan akan terjadi juga hal-hal 

yang mengejutkan dan tanda-

tanda yang dahsyat dari langit. 

Demikian juga, jika kamu me-

lihat hal-hal itu terjadi, keta-

huilah, bahwa KErAJAAN AL-

LAH SUDAH DEKAT” Lukas 

21:11, 31.

Mari kita pikirkan sejenak 

mengenai kelaparan. Gambar-

gambar tentang anak-anak yang 

kelaparan dengan perut yang 

buncit mengisi siaran berita. Bu-

kankah agak aneh bahwa di satu 

dunia yang bisa mengirim ma-

nusia ke bulan, TIDAK DAPAT 

memberi makan orang-orang-

nya? Yesus tahu bahwa kelapar-

an akan terjadi, bahwa sifat me-

mentingkan diri manusia makin 

memburuk sampai hari kiamat.

namun  bagaimanakah me-

ngenai gempa bumi? Menurut 

“World Almanac (Kalender Du-

nia)” 1999, di abad setelah za-

man setelah Kristus terjadi pe-

ningkatan gempa bumi besar 

yang cukup tinggi: di abad ke-18 

enam gempa bumi besar, abad 

ke-19 tujuh, abad ke-20 lebih 

dari 100. Jadi, bukti itu terus 

meningkat secara lebih drama-

tis lagi sementara mendekati za-

man kita ini

G a m b a r a n  i n i 

meneguhkan nu-

buatan Yesus. Ben-

cana kelaparan dan 

gempa bumi hebat 

terus meningkat—

“kerajaan Tuhan  su-

dah dekat!” Apakah 

abad ke-21 ini akan 

terjadi lagi ratusan 

gempa bumi, atau 

datangnya Raja di 

atas segala raja?

 

TANDA 3—

PENUMPUKAN 

KEKAYAAN

Apakah arti fak-

ta bahwa kekayaan 

tampaknya meng-

alir ke tangan ma-

kin sedikit orang se-

mentara makin banyak orang 

yang jatuh miskin?

“Kamu telah mengumpul-

kan harta pada hari-hari yang 

sedang berakhir” Yakobus 5:3.

Meskipun begitu banyak usa-

ha penyehatan perekonomian, 

orang kaya terus bertambah ka-

ya dan orang miskin makin mis-

kin. Keuntungan multi-mil-

yaran dollar yaitu  tanda lain 

yang menunjukkan bahwa “Tu-

han sudah segera datang” (ayat 

8). 

TANDA 4—KEGELiSAHAN 

MASYArAKAT 

Mengapa rasa tidak puas dan 

kegelisahan para karyawan tim-

bul begitu hebat?  

“Sesungguhnya telah terde-

ngar TEriAKAN bESAr, kare-

na upah yang kamu tahan DA-

ri bUrUH yang telah menu-

ai hasil ladangmu, dan telah 


sampai ke telinga Tu-

han semesta alam kelu-

ahan mereka yang me-

nyabit panenmu. Ka-

mu juga harus bersa-

bar dan harus mene-

guhkan hatimu, kare-

na KEDATANGAN TU-

HAN SUDAH DEKAT!” 

Yakobus 5:4, 8.

Setelah meramalkan 

penumpukan kekayaan 

yang tidak imbang pa-

da zaman sekarang ini, 

Yakobus meramalkan 

kerusuhan massa akan 

timbul yang dilakukan 

oleh para pekerja yang 

merasa tidak puas. Ke-

tegangan antara “orang 

kaya” dan “orang mis-

kin” makin meningkat. 

Ini yaitu  tanda lain bahwa “Tu-

han sudah dekat datang.”

TANDA 5—KEMEroSoTAN 

MorAL

Mengapa ikatan moral ma-

syarakat tercabik-cabik?

“Ketahuilah bahwa pada 

HAri-HAri TErAKHir AKAN 

DATANG MASA YANG SUKAr. 

Manusia akan mencintai diri-

nya sendiri dan menjadi ham-

ba uang. Mereka akan membu-

al dan menyombongkan diri, 

mereka akan menjadi pemfit-

nah, mereka akan berontak ter-

hadap orang tua dan tidak ta-

hu berterima kasih, tidak mem-

pedulikan agama, tidak tahu 

mengasihi, tidak mau berda-

mai, suka menjelekkan orang, 

tidak dapat mengekang diri, 

garang, tidak suka yang baik, 

suka mengkhianat, tidak berpi-

kir panjang, berlagak tahu, le-

bih menuruti hawa nafsu da-

ripada menuruti Tuhan . Secara 

lahiriah mereka menjalankan 

ibadah mereka, namun  pada 

hakekanya mereka memungkiri 

kekuatannya….SEDANGKAN 

orANG JAHAT DAN PENiPU 

AKAN bErTAMbAH JAHAT, 

mereka menyesatkan dan dise-

satkan” 2 Timotius 3:1-5, 13.

Bisakah seorang memikirkan 

gambaran yang lebih te-

pat tentang dunia ini? 

Arahkan kamera Anda 

ke jurusan mana pun 

sekarang ini dan Anda 

akan memotret gambar 

materialisme yang pe-

nuh keangkuhan. An-

da akan menemukan 

meluasnya pelecehan 

dan penganiayaan anak 

yang begitu mengejut-

kan. Anda akan meli-

hat pemandangan yang 

tak terhitung mengenai 

orang muda yang tak 

bisa diatur, anak-anak 

pra remaja membunuh 

dan menganiaya. Semua 

ini membentuk satu pa-

meran gambar yang de-

ngan nyaring memberi-

tahukan bahwa Yesus segera da-

tang.

TANDA 6—PENYEbArAN 

iLMU SiHir

Mengapa sekarang ini kita 

melihat peledakan minat pada 

ilmu sihir?.

“Sebab Mesias-Mesias palsu 

dan nabi-nabi palsu akan mun-

cul dan mereka akan mengada-

kan tanda-tanda yang dahsyat 

dan mujizat-mujizat, sehing-

ga sekiranya mungkin, mereka 

menyesatkan orang-orang pi-

lihan juga” Matius 24:24.

Ayat-ayat ini meramalkan 

bahwa pada akhir zaman, akan 

tampak semua jenis tanda dan 

mukjizat, suatu pernyataan ke-

kuatan gaib yang palsu. Du-

kun-dukun dan penyihir mun-

cul dalam acara-acara diskusi 

terbuka. Para penganut “New 

Age (Zaman Baru)” ada di ma-

na-mana menjual kristal aja-

ib dan menghubungi roh-roh 

di alam lain. Tanda-tanda pal-

su dan mukjizat-mukjizat mem-

bludak. Semua ini lebih menje-

laskan bahwa persis seperti yang 

Yesus ramalkan, kita sedang hi-

dup pada zaman, “kedatangan 

Anak Manusia” (ayat 27).

TANDA 7—DUNiA YANG 

bANGKiT

Apakah arti bangkitnya kesa-

daran dunia di Afrika, Timur Te-

ngah, Eropah Timur dan bang-

sa-bangsa di Timur Jauh?

“ b A i K L A H  b A N G S A -

bANGSA bErGEr AK DAN 

MAJU… Ayunkanlah sabit, se-

bab sudah masak tuaian... se-

bab banyak kejahatan mereka. 

banyak orang, banyak orang di 

lembah penentuan! Ya, SUDAH 

DEKAT HAri TUHAN di lem-

bah penentuan!” Yoel 3:12-14.

Sekarang ini di negara-nega-

ra Asia dan Afrika, Eropah Ti-

mur, bekas Uni Soviet, Timur 

Tengah kita menyaksikan me-

nyebar-luasnya kebangkitan 

bangsa-bangsa yang mungkin 

terbesar yang tercatat dalam se-

jarah, “sebab  hari Tuhan itu su-

dah dekat.”

TANDA 8—rENCANA DAMAi 

DAN PErSiAPAN PErANG

Kita hidup di dunia yang 

aneh. Semua orang setuju bah-

wa kita harus memberikan ke-

sempatan kepada damai itu. Ki-

ta bicarakan damai; namun te-

rus  memendam permusuh-

an berabad-abad lamanya, yang 

menyala menjadi konflik terbu-

ka. Nabi Mikha dan Yoel mera-

malkan bahwa pada waktu yang 

sama, ketika bangsa-bangsa ber-

bicara mengenai keinginan me-

reka untuk perdamaian (Mikha 

3:1-30), ketidakpercayaan kepa-

da tetangga-tetangga memaksa 

mereka secara diam-diam mem-

persiapkan diri untuk perang 

(Yoel 3:9-13).

 

Lama sebelumnya, 

Alkitab menggambar-

kan dilema damai pe-

rang kita sekarang ini, 

dan menyatakan bahwa 

perdamaian yang per-

manen akan meliputi 

bumi ini hanya bila Ye-

sus datang.

TANDA 9—

KEMAJUAN MoDErN

Meng apa , se te lah 

berabad-abad sejarah 

umat manusia, trans-

portasi dan komunika-

si membawa dunia ini 

menjadi begitu dekat 

satu sama lain?

“ Te t a p i  e n g k a u , 

Daniel, sembunyikanlah segala 

firman itu dan meteraikanlah 

Kitab itu SAMPAi AKHir ZA-

MAN; banyak orang akan me-

nyelidikinya, dan pengetahuan 

akan bertambah” Daniel 12:4.

Di sini Daniel menyatakan 

bahwa pengetahuan akan nubu-

atannya akan bertambah “pada 

akhir zaman.” namun  ramalan ini 

juga menunjukan langsung pada 

zaman informasi komputer de-

wasa ini. Pengetahuan di semua 

bidang telah bertambah seper-

ti kecepatan cahaya pada bebe-

rapa tahun terakhir ini. Terjadi 

lebih banyak perubahan pada li-

ma puluh tahun terakhir ini di-

bandingkan dengan dua ribu ta-

hun sebelumnya.

“BANYAK ORANG AKAN 

MENYELIDIKINYA, dan penge-

tahuan akan bertambah.” Sebe-

lum tahun 1850, orang berpin-

dah-pindah dengan mengguna-

kan kuda dan kereta beroda, 

hampir sama dengan yang di-

gunakan di awal peradaban du-

nia ini. Sekarang kita memecah-

kan kecepatan suara dan mengi-

tari bola bumi dengan segala ca-

ra mulai dari pesawat Concorde 

sampai pesawat ruang angkasa.

Meningkatnya perjalanan 

dan banjirnya penemuan baru 

sekarang ini menunjukkan ke-

genapan Daniel 12:4 dan mem-

berikan bukti lagi bahwa kita se-

karang sedang hidup “di ak hir 

zaman.”

TANDA 10—iNJiL KE 

SELUrUH DUNiA.

Yesus meramalkan bahwa se-

saat sebelum kedatangan-Nya 

Injil akan mencapai seluruh du-

nia:

“Dan inji l  Kerajaan ini 

akan diberitakan di seluruh 

dunia menjadi kesaksian bagi 

semua bangsa, sesudah itu ba-

rulah tiba kesudahannya.” Ma-

tius 24:14.

 Untuk beberapa dasa warsa 

hampir setengah bumi ini ter-

kunci dibalik tirai besi, sangat 

tertutup dari kabar baik. namun  

kemudian, hampir dalam sema-

lam saja Eropa Timur menye-

lusup keluar dari jeruji besi ko-

munisme. Tembok Berlin run-

tuh dan Negara Soviet yang kuat 

itu jatuh terpecah-pecah. Tiba-

tiba sekitar separuh planet bu-

mi ini membuka tangannya un-

tuk masuknya Injil.

Sesungguhnya, Injil sedang 

menyebar “ke seluruh dunia” se-

perti yang tidak pernah terjadi 

sebelumnya. Melalui satelit pe-

kabaran Kristen secara serentak 

disiarkan kepada hampir semua 

orang di semua negara. Kita se-

dang hidup tepat pada hari yang 

Yesus telah katakan: “Injil ini 

akan dikabarkan ke seluruh du-

nia” barulah “kiamat akan tiba.”

2. BERAPA SEGERAKAH KEDATANGAN KRISTUS?

Setelah menguraikan peris-

tiwa-peristiwa yang merupakan 

ciri-ciri waktu sesaat sebelum 

kedatangan-Nya yang 

kedua, Yesus meng-

akhiri  pernyataan-

Nya dengan menga-

takan, “Aku berkata 

kepadamu: Sesung-

guhnya angkatan ini 

tidak akan berlalu, 

sebelum semuanya 

ini terjadi” Matius 

24:34.

Ke s i m p u l a n ny a 

sudah jelas—generasi yang di-

gambarkan oleh tanda-tanda 

nubuatan ini akan melihat keda-

tangan Yesus yang kedua ke bu-

mi ini. Tidak lama lagi Ia akan 

menyapu bersih dosa dan pen-

deritaan, dan mem-

b a n g u n  ke r a j a a n -

Nya yang kekal. Ye-

sus  mengingatkan, 

“namun  tentang ha-

ri dan saat itu tidak 

seorangpun yang ta-

hu…” (ayat 36).

Selanjutnya Yesus 

mengatakan:

 “Sebab itu, hen-

daklah kamu juga si-

ap sedia, sebab  Anak Manu-

sia datang pada saat yang tidak 

kamu duga” Matius 24:44.


3. YESUS, SATU-SATUNYA PENGHARAPAN DUNIA

Kristus yaitu  pengharapan 

yang terakhir dan terbaik bagi 

dunia kita ini sebab  hanya Dia 

saja yang dapat mengatasi satu-

satunya sebab yang merusak du-

nia ini—dosa. Yesus mati di Kal-

vari untuk memungkinkan ka-

lahnya kejahatan dan memberi-

kan kelepasan bagi semua yang 

menyambut tawaran keselamat-

an-Nya.

“barangsiapa yang tetap 

berbuat dosa, berasal dari ib-

lis, sebab iblis berbuat dosa da-

ri mulanya. Untuk inilah Anak 

Tuhan  menyatakan diri-Nya, 

yaitu supaya ia membinasakan 

perbuatan-perbuatan iblis itu” 

1 Yohanes 3:8.

Juruselamat kita membuka 

jalan keluar dari dunia kita yang 

rapuh ini oleh mengorbankan 

darah dan daging-Nya sendi-

ri. Dan Yesus yang sama, yang 

sua tu hari kelak akan menyem-

buhkan penyakit dunia ini oleh 

membinasakan dosa, sekarang 

menawarkan penghapusan do-

sa dari kehidupan Anda sendi-

ri. Anda tidak perlu menunggu 

sampai kedatangan yang kedua 

untuk mendapatkan kelepasan 

dari rasa bersalah, kekhawatiran 

dan tabiat yang membinasakan. 

Yesus ingin memberikan Anda 

kedamaian yang dari pada-Nya 

saat itu juga.

Sementara menghadiri satu 

pertemuan agama, seorang wa-

nita muda merasa sangat terja-

mah oleh injil yang disampaikan 

itu. Sementara ia mendengar ce-

rita mengenai kedatangan Kris-

tus yang kedua diungkapkan, 

segala sesuatu tepat seperti apa 

adanya dan masuk akal. Ia me-

nyadari bahwa ia telah menca-

ri kasih, kebahagiaan dan damai 

semuanya di tempat yang salah. 

Yesuslah yang harus menjadi ja-

wabnya.

Hari berikutnya ketika peng-

injil dan pembantunya mene-

mui dia, ia mencurahkan selu-

ruh kisah hidupnya yang pahit 

dan penuh susah itu. Ia teng-

gelam sampai ke dasar sebagai 

seorang peminum alkohol dan 

menghidupi dirinya melalui pe-

lacuran. Sesudah mencerita-

kan persoalannya, ia mengaku, 

“Pembicaraan tadi malam be-

nar-benar meyakinkan saya.”

namun  suara yang sampai ke 

hatinya yaitu  suara Tuhan . Dan 

Tuhan sedang berbicara dengan 

lemah lembut. Ia mengambil ke-

putusan untuk meletakkan se-

gala sesuatu pada tempatnya. Ia 

mengundang Kristus masuk ke 

dalam hatinya untuk menjadi 

Juruselamat dan Tuhannya dan 

bertekun pada pengharapan ke-

datangan-Nya kembali yang se-

gera itu.

Beberapa minggu kemudian, 

ia mulai memperhatikan bahwa 

rasa takut dan ketidak-tenangan 

yang begitu banyak, yang ia sela-

lu berusaha untuk membuang-

nya melalui minuman keras, se-

karang sudah lepas, pada wak-

tu ia menggunakan waktunya 

berkomunikasi dengan Yesus. Ia 

mulai melepaskan dirinya da-

ri tekanan yang telah menghan-

curkan hidupnya.

Ia telah melakukan banyak 

sekali perbuatan yang tidak ter-

puji. namun  kasih karunia dan 

pengampunan Kristus terbukti 

lebih kuat daripada rasa malu-

nya. Pengalaman pencuri di sa-

lib sangat berarti baginya. Pada 

saat-saat terakhir dan penuh ke-

putusasaan ia menoleh kepada 

orang yang menderita dengan 

tenang di sampingnya dan me-

mohon, “Yesus, ingatlah aku bi-

la Engkau tiba di kerajaanMu” 

(Lukas 23:42).

Yesus dengan segera menja-

wab dengan menjanjikan pen-

curi itu satu tempat bersama 

Dia di Firdaus (ayat 43). Yesus 

yang sama yang dengan penuh 

rahmat memberikan pengam-

punan kepada pencuri yang se-

karat itu, sekarang memberi-

kan kepada Anda keselamatan, 

pengampunan yang sempurna 

dan kedamaian pikiran. Temu-

kan itu untuk diri Anda sendiri 

sekarang juga.

Anda juga dapat berdoa ber-

sama pencuri yang hampir ma-

ti itu: “Yesus, ingatlah aku bi-

la Engkau tiba di kerajaan-Mu.” 

Dan Yesus akan menjawab, “Aku 

akan datang kembali, dan eng-

kau akan bersama Aku di Fir-

daus.”

Ya Bapa yang maha kasih di 

surga: Terima kasih atas pengha-

rapan bahwa Yesus akan datang 

lagi dengan segera. Dalam ma-

sa seperti ini, ketika kedatangan 

itu begitu dekat, kerinduan ter-

besar di hatiku ialah untuk hi-

dup bagi Engkau. Aku memerlu-

kan kuasaMu dalam hidupku se-

tiap hari. Tolong aku setiap ha-

ri untuk bertumbuh makin lama 

makin menyerupai Yesus semen-

tara aku bersekutu dengan Eng-

kau melalui belajar Alkitab dan 

berdoa. Tolong aku untuk meng-

hidupkan imanku akan orang la-

in mau mengenal Kristus. Aku 

berdoa dalam nama Yesus. Amin.



Bagaimana Menerima Seluruh Pelajaran Seri

Kertas Jawaban

ApAkAh yesus segerA dAtAng?

Bacalah Pelajaran PENEMUAN BARU seluruhnya, yang 1. 

telah Anda terima bersama kertas jawaban ini.

Isilah kertas jawaban di halaman setelah lembaran ini ke-2. 

mudian guntinglah pada bagian yang telah ditentukan.

Tulis nama dan alamat Anda di 3. 

kotak sebelah kiri, mohon tulis-

kan dengan huruf cetak pada baris 

yang tersedia.

Kembalikanlah kertas jawaban ini 4. 

kepada pemberi seri pelajaran ini, 

atau masukkan ke dalam amplop 

kemudian kirim ke Kursus Alki-

tab PENEMUAN BARU ke alamat 

yang terdekat dengan Anda (tertera 

di halaman dalam sampul jilid dari 

seri pelajaran).

Kami akan mengembalikan kertas 5. 

jawaban ini ke alamat yang Anda 

telah tuliskan di kotak sebelah kiri. 


&

KERtAs JAwAbAN—PELAJARAN 9—APAKAh yEsus sEgERA dAtANg?

Bacalah kembali Pelajaran 10 PENEMUAN BARU untuk menemukan jawaban yang benar. 

Nomor pada setiap pertanyaan dalam kertas jawaban Anda yaitu  nomor bagian dalam 

Pelajaran 10 di mana jawabannya bisa diperoleh di situ.

Bacalah bagian 1 dalam Pelajaran 10, lalu bubuhkan (X) di depan jawaban yang 

BENAR berikut ini:

1.   Apa tanda-tanda yang Yesus berikan agar orang mengetahui kapan Ia datang dan      

      kiamat dunia sudah dekat?

  Manusia menjadi takut akan apa yang akan terjadi pada dunia ini.

  Manusia disusahkan dengan bahaya kelaparan, kelaparan dan gempa bumi.

  Dunia makin lama makin baik dan menjadi dunia impian (Utopia).

  Manusia menumpuk kekayaan sebanyak-banyaknya.

  Rasa tidak puas dan pemogokan para buruh.

  Kemerosotan moral melanda masyarakat.

  Tanda-tanda dan mujizat palsu, misalnya sekte Zaman Baru (New Age).

  Bangkitnya Asia dan Afrika untuk menyadarkan dunia.

  Pertambahan pengetahuan yang menghasilkan penyebaran injil ke seluruh  

 dunia.

Bacalah kembali bagian 2 dari Pelajaran 10, lalu taruhlah (X) pada jawaban yang benar 

atas pertanyaan berikut ini:

2.   Berapa dekatkah kedatangan Kristus yang kedua?

  Tidak mungkin bagi seorang pun untuk menebaknya.

  Tanda-tanda dalam Alkitab memberitahukan bahwa kedatangan Yesus sudah 

          dekat sekali.

3.   Bacalah kembali bagian 3 Pelajaran 10. Tanda-tanda besar dalam Nubuatan Alkitab 

yang sedang digenapi pada zaman kita ini menyatakan bahwa kedatangan Kristus sudah 

dekat, dan Yesus mati bagi Anda untuk menyediakan tempat bagi Anda saat kedatangan-

Nya.

Apakah tujuan Anda yang tulus untuk bersedia bagi kedatangan Yesus yang akan 

h Anda ke surga?


kuasa yang 

mengherankan

dalam hidupku


Pada tahun 1929 Frank Mor-

ris berangkat dengan ka-

pal menuju Switzerland. Ia te-

lah menunggu perjalanan ini se-

kian waktu lamanya. namun  ke-

mudian perjalanan itu berubah 

menjadi suatu pengalaman yang 

memalukan. Seorang pembantu 

yang bertugas merawat dia me-

ngunci Frank setiap malam di 

kabinnya. Setelah terburu-buru 

sarapan pagi Frank boleh berge-

rak badan sedikit, namun  mera-

sa seperti orang bodoh sebab  ia 

dituntun menge-

l i l ing i  ge ladak, 

ibarat seekor he-

wan yang dikena-

kan tali kekang. 

Kemudian pem-

bantunya men-

dudukkan Frank 

di kursi uap. Bi-

la ia bertemu de-

ngan penumpang 

yang ramah yang 

mengundang dia 

untuk berjalan-

ja lan, pemban-

tunya itu meno-

lak, dengan me-

ngatakan bahwa 

ia harus menga-

w a s i nya  te r u s -

menerus.

F r a n k  a d a -

lah orang dewasa, 

dengan rasa ingin 

tahu dan kerindu-

an yang normal 

sebagai orang de-

 

wasa. namun  ia juga buta. Pem-

bantunya menganggap bahwa ia 

tidak bisa menjaga dirinya sen-

diri. Frank dilayani seperti satu 

paket dari perusa han jasa pengi-

riman barang yang harus diba-

wa-bawa berkeliling.

namun  di Switzerland hidup 

Frank berubah sama sekali. Di 

sana ia mengetahui ada anjing-

anjing yang dilatih secara khu-

sus untuk menuntun orang bu-

ta. Sambil membawa satu anjing 

gembala dari Jerman yang ber-

nama Buddy kembali ke Ame-

rika Serikat, Frank memben-

tuk satu organisasi yang dise-

but “Seeing Eye (Mata Melihat)” 

yang sekarang menjadi organi-

sasi sedunia.

Sekarang, dengan Buddy di 

sampingnya, Frank bisa pergi 

ke mana saja, kapan pun, dan 

dengan siapa pun. Akhirnya ia 

merasa bebas. Pada waktu di-

adakan satu demonstrasi kepa-

da sekelompok wartawan di satu 

perempatan jalan yang ramai di 

kota New York, Buddy menun-

tun tuannya dengan begitu lin-

cah dari satu jalur ke jalur la-

in sementara suara-suara mo-

bil melewatinya. Oleh sebab  ia 

percaya kepada Buddy, Frank bi-

sa menyeberangi jalan dengan 

baik. Para wartawan yang bi-

sa melihat malahan mengalami 

kesulitan besar; bahkan seorang 

dari mereka harus mengguna-

kan taksi untuk pergi ke sebe-

rang jalan.

Pada halaman-halaman ber-

ikut ini kita akan belajar me-

ngenai Roh Kudus, Penuntun 

yang mau agar kita menaruh ke-

hidupan kita ke dalam tangan-

Nya. Semua kita cacat sebab  si-

fat alami manusia yang sama, 

sama-sama buta terhadap se-

suatu yang sebenarnya sangat 

penting. Hidup itu dikejar-ke-

jar, bagaikan suatu langkah yang 

penuh ketakutan, sehingga ki-

ta sering menemukan diri kita 

hanyalah sekadar mengatasi bu-

kannya pergi ke satu tujuan. Na-

mun begitu, kita masih enggan 

mempercayakan hidup kita se-

penuhnya kepada Penuntun ini. 

Kita mungkin masih mau me-

nyeberangi jalan sendirian. Te-

tapi apa yang kita dapati ialah 

ini: Kita akan menemukan ku-

asa dan kebebasan yang seja-

ti oleh bergantung kepada Roh 

Kudus yang akan menuntun kita 

sepanjang hidup ini.


1. WAKIL KRISTUS DI DUNIA

Ketika Kristus akan naik ke 

surga, murid-murid-Nya mulai 

khawatir memikirkan perpisah-

an dengan Tuhan mereka. Ka-

rena itu Yesus menjanjikan sa-

tu pemberian yang tak ternilai 

harganya: 

“Namun benar yang Kuka-

takan ini kepadamu: yaitu  

lebih berguna bagi kamu, jika 

Aku pergi. Sebab jikalau Aku 

tidak pergi, PENGHIBUR itu 

tidak akan datang kepadamu, 

namun  jika Aku pergi, Aku akan 

mengutus Dia kepadamu…. 

namun  apabila Ia datang, yaitu 

ROH KEBENARAN, IA AKAN 

MEMIMPIN KAMU ke dalam 

seluruh kebenaran …. 

IA AKAN MEMULIA-

KAN AKU, s e b ab  Ia 

akan memberitakan ke-

padamu apa yang dite-

rimanya dari pada-Ku” 

Yohanes 16:7, 13, 14.

Dalam rencana Ila-

hi, Yesus perlu kemba-

li ke surga sebagai wakil 

kita di hadapan takhta 

Tuhan  dan “untuk meng-

hadap di hadirat Tuhan ” 

(Ibrani 9:24). Sementara 

Tuhan kita yang tersalib 

itu mewakili kita di sur-

ga, di dunia ini, kita juga 

memiliki Roh Kudus se-

bagai Penasihat dan Pe-

nuntun kita. Ia yaitu  

wakil langsung dari Ye-

sus.

 

Di sini Yesus melayani de-

ngan keterbatasan sebagai tu-

buh manusia dan tidak bisa ha-

dir di mana-mana. namun  Roh 

Kudus tidak memiliki keterba-

tasan itu; Ia bisa melayani seba-

gai Penasihat dan Penuntun se-

cara pribadi kepada orang ba-

nyak dalam jumlah yang tak ter-

batas di banyak tempat pada sa-

at yang sama. Kristus memenuhi 

kebutuhan kita melalui Roh Ku-

dus.

2. SIAPAKAH ROH KUDUS ITU?

Kita, pada umumnya bisa 

mengerti tentang Tuhan  Bapa ji-

ka kita membayangkan menge-

nai orangtua yang paling mem-

perhatikan, memelihara, yang 

pernah kita kenal. Dan kita bi-

sa menggambarkan Yesus, Putra 

Tuhan , sebab  Ia tinggal bersa-

ma kita sebagai Seorang manu-

sia. namun  mengenai Roh Kudus, 

lebih sulit menggambarkan dan 

memahami-Nya. Tidak ada ma-

nusia yang mudah bagi kita un-

tuk menjadi pembanding-Nya. 

Akan namun , Alkitab, memberi-

kan kita keterangan khusus ten-

tang Roh Kudus:

Satu Pribadi. Yesus menyebut 

Roh Kudus sebagai satu pribadi, 

anggota KeTuhan an, bersama Al-

lah Bapa dan Tuhan  Anak: 

“ sebab  itu pergilah, jadi-

kanlah semua bangsa murid-Ku 

dan baptislah mereka dalam na-

ma BAPA dan ANAK dan ROH 

KUDUS” Matius 28:19.

Roh itu mempunyai sifat-si-

fat pribadi: satu pikiran (Roma 

8:27); hikmat (1Korintus 2:10); 

perasaan kasih kepada kita (Ro-

ma 15:30); rasa susah jika kita 

berbuat dosa (Epesus 4:30); ke-

sanggupan mengajar kita (Ne-

hemia 9:20); dan kuasa untuk 

menuntun kita.

Keterlibatan dalam Pencipta-

an. Roh Kudus ikut serta mem-

bentuk dunia kita bersama Bapa 

dan Anak.

“Pada mulanya Tuhan  men-

ciptakan langit dan bumi. Bumi 

belum berbentuk dan kosong; 

gelap gulita menutupi samude-

ra raya, dan ROH Tuhan  me-

layang-layang di atas permuka-

an air” Kejadian 1:1, 2.


3. PEKERJAAN ROH KUDUS

(1) Mengubah hati 

Manusia. 

Ketika berhadapan dengan 

Nikodemus, Yesus menegaskan 

peran Roh Kudus dalam meng-

ubah hati manusia:

“Jawab Yesus: ‘Aku berka-

ta kepadamu, sesungguhnya ji-

ka seorang tidak DILAHIRKAN 

dari air dan ROH, ia tidak da-

pat masuk ke dalam Kerajaan 

Tuhan ” Yohanes 3:5.

“Lahir dari Roh” berar-

ti Roh memberikan kepa-

da kita suatu awal yang 

baru. Itu lebih dari seka-

dar memperbaiki sedikit 

tabiat kita. Roh mengu-

bah kita dari dalam keluar, 

memenuhi janji-Nya: “Ka-

mu akan Kuberikan hati yang 

baru” (Yehezkiel 36:26).

(2) MeMbuat kita 

Menyadari 

perbuatan salah 

kita dan MeMberikan 

kerinduan untuk 

hidup suci.

“Dan kalau Ia datang, Ia 

akan MENGINSAFKAN dunia 

akan DOSA, KEBENARAN dan 

penghakiman” Yohanes 16:8.

Bila Anda mendengar satu 

cerita yang dramatis mengenai 

seorang yang berbalik dari gaya 

hidup yang tak bermoral kem-

bali kepada Tuhan  dan menjadi 

pasangan hidup yang setia dan 

orangtua yang peduli, ingat bah-

wa setiap lang-

kah menuju kesempurna-

an terjadi sebagai hasil dari ke-

hadiran Roh Kudus.

(3) Menuntun kita 

dalaM kehidupan 

kekeristenan.


Kristus berbicara kepada ki-

ta secara langsung melalui bi-

sikan Roh.

“Dan telingamu akan men-

dengar perkataan ini dari be-

lakangmu: “’Inilah jalan, ber-

jalanlah mengikutinya,” entah 

kamu menganan atau mengiri” 

Yesaya 30:21.

Melalui transmisi satelit, te-

l e v i -

s i  kita  seca-

ra teratur memberi-

kan gambar-gambar dan wajah-

wajah dari satu benua yang ja-

uh dan masuk ke ruang kelu-

arga kita. Roh Kudus berfung-

si sedikit menyerupai satelit Al-

lah, membawa kehadiran Kris-

tus dari surga ke bumi, membu-

at Dia dekat pada saat kita sa-

ngat membutuhkan-Nya. (Yo-

hanes 14:15-20).

(4) Menolong kehidupan 

doa kita. roh kudus 

juga MeMbantu 

MeMbawa pesan dari 

buMi ke surga.

“Demikian juga Roh mem-

bantu kita dalam kelemahan 

kita; sebab kita tidak tahu, ba-

gaimana sebenarnya harus 

berdoa; namun  ROH SENDI-

RI BERDOA UNTUK KI-

TA kepada Tuhan  dengan 

keluhan-keluhan yang ti-

dak terucapkan. Dan Al-

lah yang menyelidiki hati 

nurani, mengetahui mak-

sud Roh itu, yaitu bah-

wa Ia, sesuai dengan kehen-

dak Tuhan , berdoa untuk orang-

orang kudus” Roma 8:26, 27.

Bila kita sedang bergumul 

untuk menemukan kata-kata 

yang tepat, Roh itu akan berdoa 

demi kita. Bila kita sangat kece-

wa yang kita hanya dapat meng-

adukannya kepada Tuhan , Roh 

akan memperkuat seruan kita 

untuk memohon pertolongan 

itu sehingga menjadi doa yang 

 

penuh kuasa di hadapan takh-

ta Tuhan  di mana Yesus sekarang 

sedang melayani.

(5) MengeMbangkan 

kualitas dan tabiat 

kristen.

Roh Kudus membuat orang 

yang rohaninya tandus menjadi 

subur seperti pohon yang ber-

buahkan aneka macam buah:

“namun  BUAH ROH ialah: 

kasih, sukacita, damai sejah-

tera, kesabaran, kemurahan, 

kebaikan, kesetiaan, kelemah-

lembutan, penguasaan diri. Ti-

dak ada hukum yang menen-

tang hal-hal itu” Galatia 5:22-

23.

Memiliki buah Roh menun-

jukan bahwa kita dicangkokkan 

pada pokok anggur yang benar, 

Yesus (Yohanes 15:5). Yesus se-

benarnya dapat menghidupkan 

kehidupan yang berkelimpah-

an melalui kita oleh kuasa Roh 

Kudus.

(6) MeMpersiapkan kita 

sebagai saksi-saksi. 

Yesus berjanji:

“namun  KAMU AKAN ME-

NERIMA KUASA, kalau ROH 

KUDUS turun ke atas kamu 

dan kamu akan menjadi SAK-

SI-KU di Yerusalem dan di se-

luruh Yudea dan Samaria dan 

sampai ke ujung bumi” Kisah 

1:8.

Semua yang mau, dapat di-

jadikan sebagai saksi oleh Roh. 

Mungkin kita tidak mendapat-

kan semua jawaban, namun  Roh 

dapat menceritakan kisah yang 

menggerakkan hati dan pikir-

an. Para Rasul menghadapi ke-

sulitan berkomunikasi sebelum 

Pentakosta, namun  setelah Roh 

datang mereka memasyhurkan 

Kristus dengan kuasa sehingga 

mereka “mengacaukan seluruh 

dunia” (Kisah 17:6).

 

4. KARUNIA-KARUNIA ROH

Kitab Suci membedakan an-

tara karunia Roh Kudus Tuhan  

kepada semua orang percaya 

untuk mendapatkan kehidupan 

Kristen yang menang, dan ber-

bagai karunia Roh yang disedia-

kan kepada umat-umat perca-

ya untuk melayani secara efektif 

dalam berbagai cara.

“’Tatkala Ia (Kristus) naik 

ke tempat tinggi, Ia membawa 

tawanan-tawanan; Ia MEMBE-

RIKAN PEMBERIAN-PEMBE-

RIAN kepada manusia.’” Dan 

Ialah yang memberikan baik 

RASUL-RASUL maupun NABI-

NABI, baik PEMBERITA-PEM-

BERITA INJIL maupun GEM-

BALA-GEMBALA dan PENGA-

JAR-PENGAJAR, untuk mem-

perlengkapi orang-orang kudus 

bagi pekerjaan pelayanan, bagi 

pembangunan tubuh Kristus’” 

Efesus 4:8, 11-12.

Setiap orang Kristen tidak 

menerima semua karunia, ada 

yang mungkin menerima le-

bih banyak karunia daripada 

yang lain; “namun  semuanya ini 

dikerjakan oleh Roh yang sa-

tu dan yang sama, yang mem-

berikan karunia kepada tiap-

tiap orang secara khusus, seper-

ti yang dikehendaki-Nya” (1 Ko-

rintus 12:11). namun  Roh me-

lengkapi semua orang percaya 

untuk berlaku sesuai dengan pe-

rannya dalam rencana Tuhan . Al-

lah mengetahui kapan dan di 

mana menyediakan karunia-

karunia yang akan menjadi ber-

kat yang terbaik bagi umat-Nya 

dan gereja-Nya.

Daftar karunia rohani lain-

nya terdapat dalam 1 Korintus 

12:8-10, yang mencakup hik-

mat, pengetahuan, iman, pe-

nyembuhan, nubuat, membeda-

bedakan roh, berkata-kata da-

lam berbagai bahasa, dan me-

nafsirkan bahasa. 

Paulus mendesak kita untuk 

“…berusahalah untuk mem-

peroleh karunia-karunia yang 

paling utama. Dan aku menun-

jukkan kepadamu jalan yang 

lebih utama lagi” 1 Korintus 

12:31. Pasal kasih (1 Korintus 

13) yang mengikuti ayat ini me-

nekankan bahwa “cara yang ter-

baik” yaitu  jalan kasih. Dan 

kasih yaitu  buah Roh (Gala-


tia 5:22).

Keprihatinan kita seharusnya 

yaitu  berusaha mencari buah 

Roh lalu biarkanlah Roh mem-

berikan karunia-Nya kepada ki-

ta “seperti yang dikehendaki-

Nya” (1 Korintus 12:11).

5. KEPENUHAN ROH PADA PENTAKOSTA

Pada hari Pentakosta, Roh 

dicurahkan dengan berkelim-

pahan, menggenapi janji Yesus 

sebelumnya:

“namun  kamu akan meneri-

ma kuasa, kalau Roh Kudus tu-

run ke atas kamu, dan kamu 

akan menjadi saksi-Ku di Yeru-

salem dan di seluruh Yudea dan 

Samaria dan sampai ke ujung 

bumi” Kisah 1:8.

Pada Pentakosta Roh itu me-

nyanggupkan para rasul meng-

komunikasikan Injil dengan je-

las kepada orang banyak dengan 

bahasa orang-orang “dari segala 

bangsa di bawah kolong langit” 

(Kisah 2:3-6).

Beberapa pelajar  Alkitab 

membandingkan datangnya 

Roh dengan jatuhnya awal mu-

sim gugur dan datangnya hu-

jan ak hir musim semi di Pales-

tina (Yoel 2:23). Roh yang tu-

run pada Pentakosta yaitu  ba-

gaikan hujan awal musim gu-

gur yang membuat benih-benih 

berkecambah dan memberikan 

pertumbuhan yang penting ba-

gi jemaat Kristen pada masa ke-

cilnya.

6. ROH HUJAN AKHIR

Nubuatan Alkitab membe-

ritahukan mengenai satu hari 

akan datang pada waktu mana 

Roh Tuhan  akan dicurahkan ba-

gaikan satu pancuran ke atas ge-

reja yang memberdayakan ang-

gota-anggota gereja sebagai sak-

si-saksi (Yoel 2:28, 29). Bera-

bad-abad kini telah berlalu dan 

kabar selamat telah tersebar ke 

sebagian besar bumi ini. Seka-

ranglah waktunya “musim se-

mi” atau “hujan akhir” itu un-

tuk mematangkan gandum, me-

nyiapkannya untuk dituai.

Sementara sejarah bergerak 

menuju kepada puncaknya dan 

tanda-tanda terakhir tampak se-

 

belum kedatangan Kristus yang 

kedua kali, Tuhan  akan memper-

siapkan semua umat percaya 

yang setia untuk sampai di sur-

ga melalui curahan Roh Kudus 

y a n g  b e r-

l i m p a h . 

Apakah An-

da sekarang 

mengalami 

hujan awal 

yang mem-

persiapkan 

gere ja  un-

t u k  hu j a n 

R o h  y a n g 

t e r a k h i r ? 

Apakah An-

d a  m e n g -

h i d u p k a n 

k e h i d u p -

an yang di-

penuhi Roh 

s e k a r a n g 

ini? Semen-

tar a  Anda 

diberi kua-

sa oleh Roh, 

m a u k a h 

Anda mem-

biarkan Al-

lah meng-

g u n a k a n 

Anda untuk 

mengkomunikasikan kabar me-

ngenai kasih-Nya yang luar bia-

sa dan kedatangan-Nya yang se-

gera itu?

 

7. SyARAT mENERImA ROH KUDUS

Pada Pentakosta, Roh Ku-

dus menggerakkan mereka yang 

mendengar panggilan Injil un-

tuk berseru, “Apakah yang ha-

rus kami perbuat, saudara-sau-

dara?” (Kisah 2:37).

“Jawab Petrus kepada me-

reka: ‘BERTOBATLAH DAN 

HENDAKLAH KAMU MAS-

ING-MASING MEMBERI DI-

RIMU DIBAPTIS dalam nama 

Yesus Kristus untuk pengam-

punan dosamu, MAKA KAMU 

AKAN MENERIMA KARUNIA 

ROH KUDUS’” Kisah 2:38

Pertobatan—berbalik dari 

jalan yang penuh dosa dan kem-

bali kepada Kristus—yaitu  sa-

tu syarat untuk menerima karu-

nia Roh. Agar Roh dicurahkan 

kepada kita mula-mula kita ha-

rus bertobat dan menyerahkan 

hidup kita kepada Kristus. Yesus 

juga menekankan keinginan un-

tuk menurut dan mengikuti se-

bagai satu syarat untuk meneri-

ma karunia Roh Kudus (Yoha-

nes 14:15-17).

8. HIDUP yANg DIPENUHI ROH

Sebelum meninggalkan du-

nia ini, Yesus menyuruh pengi-

kut-pengikut-Nya,

“Pada suatu hari ketika Ia 

makan bersama-sama dengan 

mereka, Ia melarang mereka 

meninggalkan Yerusalem, dan 

menyuruh mereka tinggal di si-

tu menantikan JANJI Bapa…. 

Sebab Yohanes MEMBAPTIS 

DENGAN AIR, namun  tidak la-

ma lagi kamu akan DIBAPTIS 

DENGAN ROH KUDUS’” Ki-

sah 1:4, 5.

Berulangkali Kitab Suci me-

nunjukkan bahwa orang Kris-

ten harus “dipenuhi dengan Roh 

Kudus” (Kisah 2:4; 4:8; 6:3; 6:5; 

7:55; 9:17; 13:9; 13:52; 19:6). 

Roh Kudus membuat kehidupan 

orang Kristen itu memuaskan 

dan indah sebab  hidup yang di-

penuhi Roh memenuhi cita-cita 

Kristus bagi kita. Sambil meng-

gambarkan hidup orang Kristen 

yang dipenuhi Roh, Paulus me-

nyampaikan doa ini kepada se-

mua orang percaya:

 

“Aku berdoa supaya Ia, me-

nurut kekayaan kemuliaan-

Nya, MENGUATKAN DAN ME-

NEGUHKAN KAMU OLEH 

ROH-NYA DI  DALAM BA-

TINMU, sehingga oleh iman-

mu Kristus diam di dalam ha-

timu…. Bagi Dialah, yang da-

pat melakukan jauh lebih ba-

nyak daripada yang kita doa-

kan atau pikirkan, SEPERTI 

YANG TERNYATA DARI KUA-

SA YANG BEKERJA DI DALAM 

KITA” Efesus 3:16, 17, 20.

Seperti Frank Morris bersa-

ma anjing penuntunnya yang 

setia, Buddy, kita bisa, bersama 

Roh Kudus yang menuntun kita 

dari dalam, melakukan sesuatu 

yang tak dapat diukur yang le-

bih besar daripada yang bisa di-

buat sebelumnya. Dengan kerin-

duan baru dan kesanggupan ba-

ru, kita mampu bergerak maju 

dengan yakin gantinya sekadar 

mencoba mengatasi masalah-

masalah kehidupan.

Pengalaman yang dipenuhi 

Roh ini dibarui setiap hari mela-

lui doa dan belajar Alkitab. Doa 

menjaga kita untuk tetap ber-

hubungan dekat dengan Kristus 

 

dan belajar firman Tuhan  menja-

ga kita untuk tetap berpusat pa-

da sumber-sumber daya-Nya. 

Itu meruntuhkan rintangan an-

tara kita dan Kristus yang bisa 

menghalangi Dia untuk mencu-

rahkan karunia Roh-Nya yang 

tak ternilai itu. Beginilah cara-

nya kita bertumbuh dan meng-

gantikan kebiasaan-kebiasaan 

serta perilaku yang tidak baik 

dengan kualitas tabiat yang me-

nyehatkan.

Roma 8 memberikan urai-

an yang menarik mengenai hi-

dup yang dipenuhi Roh. Bacalah 

itu bila Anda bisa membacanya 

dan perhatikan berapa kali Pau-

lus menyebutkan “Roh” sebagai 

kua sa yang berada di belakang 

kehidupan orang Kristen.

Sudahkah Anda membuat 

suatu penemuan yang ajaib me-

lalui hidup yang dipenuhi Roh? 

Apakah Anda menyadari keha-

diran Roh di dalam hidup Anda? 

Apakah Anda mengalami kua-

sa-Nya yang memberikan kehi-

dupan itu? Bukalah hidup An-

da kepada kuasa yang terbesar di 

alam semesta ini.

Ya Bapa: Pemberi segala ka-

runia yang baik dan sempurna. 

Aku memuji Engkau hari ini atas 

karunia yang dijanjikan oleh Roh 

Kudus. Aku memohon Yesus ma-

suk dan tinggal dalam aku dan 

mengisi aku dengan Roh Kudus. 

Keluarkanlah kebiasaan-kebia-

saanku yang lama, kuatkan aku 

dengan kualitas-Mu yang suci. 

Jadikan hidupku hari ini ditun-

tun oleh Tuhan , dikendalikan oleh 

Kristus, dan diberi kuasa oleh 

Roh. Aku mohon ini dalam nama 

Yesus. Amin.

 

Bagaimana menerima Seluruh Pelajaran Seri

Kertas Jawaban

kuasa yang mengherankan dalam hidupku

Bacalah Pelajaran PENEMUAN BARU seluruhnya, yang 1. 

telah Anda terima bersama kertas jawaban ini.

Isilah kertas jawaban di halaman setelah lembaran ini ke-2. 

mudian guntinglah pada bagian yang telah ditentukan.

Tulis nama dan alamat Anda di 3. 

kotak sebelah kiri, mohon tulis-

kan dengan huruf cetak pada baris 

yang tersedia.

Kembalikanlah kertas jawaban ini 4. 

kepada pemberi seri pelajaran ini, 

atau masukkan ke dalam amplop 

kemudian kirim ke Kursus Alki-

tab PENEMUAN BARU ke alamat 

yang terdekat dengan Anda (tertera 

di halaman dalam sampul jilid dari 

seri pelajaran).

Kami akan mengembalikan kertas 5. 

jawaban ini ke alamat yang Anda 

telah tuliskan di kotak sebelah kiri. 

&

KERtAs JAwAbAN—PELAJARAN 11—KuAsA yANg mENghERANKAN dALAm hiduPKu

Bila menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah, Anda boleh memperhatikan kembali 

penuntun Pelajaran 11 PENEMUAN BARU ini untuk mendapatkan jawaban yang benar. 

Bacalah lagi Pelajaran 11 pada bagian yang sesuai dengan nomor di sisi kiri, dan bubuhkan 

(X) di depan SATU pernyataan yang TERBAIK yang melengkapi kalimatnya:

1.    Roh Kudus datang untuk    

        mewakili Yesus di dunia.    mendirikan kerajaan dunia. 

2.    Roh Kudus  

        yaitu  seorang  malaikat Tuhan     yaitu  anggota KeTuhan an.

       Roh Kudus

        belum ada pada waktu penciptaan.   mengambil bagian secara aktif 

               pada waktu penciptaan. 

Bacalah lagi bagian dalam penuntun Pelajaran 11 yang sesuai dengan nomor di sisi kiri 

kertas, lalu taruhlah (X) di depan setiap jawaban yang benar:

3.    Apakah pekerjaan Roh Kudus?

         Mengubah hati manusia melalui pengalaman kelahiran baru.

         Menuntun kita kepada kebenaran.

         Mengembangkan dalam diri kita buah roh, kesabaran, pengendalian diri.

         Memberikan kita kuasa untuk bersaksi.

         Meyakinkan kita akan dosa.

         Memelihara kita agar tetap berhubungan dengan Yesus.

         Membantu kita bila kita berdoa.

4.    Apakah karunia-karunia Roh itu?

         Kesanggupan untuk menjadi penginjil, pendeta, guru.

         Sifat kasih, sukacita, damai yang berkualitas.

5.    Karunia-karunia apakah yang orang kristen terima?

         Semua karunia Roh.

         Hanya karunia-karunia yang Roh itu pilih untuk memberikannya kepada seseo-

 rang.

6.    Kapankah Roh itu dicurahkan?

         Pada akhir zaman untuk mempersiapkan manusia bagi kedatangan Kristus.

         Hanya pada zaman para rasul pada waktu Pentakosta.

7.    Bagaimanakah kita menerima Roh Kudus sebagai satu karunia?

        Dengan berusaha sekuat tenaga untuk menjadi baik.

        Dengan bertobat dan menyerahkan hidup kita kepada Kristus yang dilambang-

 kan dengan baptisan.

PERTANYAAN DARI HATI KE HATI: sebab  Roh Kudus menguatkan kita melalui 

kuasa-Nya dalam diri kita dan membuat hidup kita puas dan indah, rindukah Anda 

melihat bukti kehadiran Roh Kudus dalam kehidupan Anda? __

 

kristus yang selalu

ada di mana-mana


Pada waktu seorang pr ia 

Skotlandia bernama Peter 

sesat di satu padang rumput 

tempat pembuangan sampah di 

tengah malam yang gelap, Tuhan  

memanggil namanya: “Peter!” 

Ketika suara surga memanggil-

nya lagi, Peter berhenti berjalan, 

melihat ke bawah dan menda-

pati dirinya hanya selangkah la-

gi akan jatuh ke dalam tambang 

batu kapur yang akan membi-

nasakannya. Bukankah suatu 

hal yang luar biasa jika masing-

masing kita bisa mendengar Al-

lah memanggil nama kita? Bu-

kankah menyenangkan jika Ia 

menjadi sahabat yang dekat—ji-

ka kita benar-benar bisa duduk 

bersama-sama dan berbicara la-

ma mengenai pergumulan dan 

angan-angan hati kita?

1. JALAN-JALAN YANG TAK TERBATAS MENUJU 

KEPADA YESUS

Percaya atau tidak, kita boleh 

datang lebih dekat kepada Ye-

sus sekarang, jika Dia benar-be-

nar tinggal di sini sebagai Seo-

rang manusia yang dapat dilihat. 

Adanya Kristus secara tubuh 

di kota kita tentu saja sangat 

menggembirakan, namun  co-

ba bayangkan begitu banyak-

nya orang yang berdesak-desa-

kan untuk melihat Dia dari de-

kat. Coba pikirkan banyaknya 

permintaan untuk mendapat-

kan kesempatan bertemu Dia. 

Selama hidup ini kita akan ber-

buat yang terbaik agar menda-

pat waktu beberapa menit ber-

cakap-cakap dengan-Nya seca-

ra langsung. 

Kristus ingin meningkatkan 

hubungan pribadi dengan kita 

semua; Itulah salah satu sebab 

mengapa Ia meninggalkan bu-

mi ini untuk melayani khusus di 

surga agar memungkinkan bagi-

Nya untuk datang dekat kepa-

da setiap orang setiap hari. Ka-

rena Yesus tidak terbatas pada 

satu tempat seperti pada wak-

tu Ia berada di bumi ini, mela-

lui Roh Kudus Ia sekarang dekat 

untuk menuntun kehidupan se-

mua orang yang rela dituntun.

Janji yang mendorong apa-

kah Yesus berikan kepada pengi-

kut-pengikut-Nya sesaat sebe-

lum Ia naik ke surga?

Dan ketahuilah, AKU ME-

NYERTAI KAMU SENANTI-

ASA sampai kepada akhir za-

man” Matius 28:18, 20.

Apakah yang Kristus buat di 

surga yang memungkinkan ba-

gi-Nya untuk “menyertai kamu 

senantiasa?”

“ sebab  KITA SEKARANG 

MEMPUNYAI IMAM BESAR 

AGUNG, yang telah melintasi 

semua langit, yaitu YESUS, 

ANAK Tuhan , baiklah kita te-

guh berpegang pada pengaku-

an iman kita. Sebab Imam Be-

sar yang kita punya, bukanlah 

imam besar yang tidak dapat 

turut merasakan kelemahan-

kelemahan kita, sebaliknya sa-

ma dengan kita, Ia telah dico-

bai, hanya tidak berbuat dosa. 

Sebab itu marilah kita dengan 

penuh keberanian menghampi-

ri takhta kasih karunia, supaya 

kita menerima rahmat dan me-

nemukan kasih karunia untuk 

mendapat pertolongan kita pa-

da waktunya” Ibrani 4:14-16.

Perhatikan jaminan kare-

na memiliki Yesus sebagai wa-

kil pribadi kita di surga: “Dico-

bai dengan segala cara, sama se-

perti kita.” “Bersimpati terhadap 

kelemahan kita.” “Menolong ki-

ta saat kita membutuhkan.” Ber-

sama anak kami yang berumur 

lima tahun. Saya tidak pernah 

lupa kata-katanya setelah dokter 

merawat luka adiknya dan mele-

takkan dia di tempat tidur. De-

ngan suara iba ia berkata, “Oh, 

ayah, kalau boleh biarlah jari sa-

yalah yang sakit itu!”

Ketika semua manusia telah 

jatuh dalam dosa dan dihukum 

untuk mati selama-lamanya, Ye-

sus berkata, “Oh Bapa, kalau bo-

leh biarlah Aku yang dihukum.” 

Dan Bapa itu memberikan kepa-

da Yesus sesuai keinginan-Nya 

dan mati di salib. Juruselamat 

kita telah mengalami semua de-

rita dan siksaan yang semua ki-

ta pernah alami—bahkan lebih 

dari itu!

2. INJIL DIPERJANJIAN LAMA

Ketika umat Israel berkemah 

di kaki Gunung Sinai, Tuhan  me-

nyuruh Musa membangun satu 

kemah perbaktian yang mudah 

dibawa-bawa “menurut contoh 

yang telah ditunjukkan kepada-

mu di atas gunung” (Keluaran 

25:40). Hampir 500 tahun ke-

mudian, bait suci Raja Salomo 

yang megah yang terbuat dari 

batu menggantikan kemah per-

baktian yang mudah dibawa itu. 

Dan kemah itu dibangun persis 

sama dengan rancang bangun 

bait suci yang sementara tadi.

Ketika Tuhan  memberikan 

Musa petunjuk untuk memba-

ngun bait suci, apakah tujuan 

khusus yang ada dalam pikiran-

Nya?

“Dan mereka harus membu-

at tempat kudus bagi-Ku, supa-

ya Aku akan diam di tengah-

tengah mereka” Keluaran 25:8.

Dosa menyebabkan perpi-

sahan yang tragis antara manu-

sia dan Penciptanya. Bait suci 

yaitu  cara Tuhan  untuk menun-

jukkan bagaimana Ia bisa ting-

gal lagi bersama manusia. Ba-

it suci, dan kemudian bait Tuhan , 

menjadi pusat dari kehidupan 

beragama dan perbaktian pa-

da zaman Perjanjian Lama. Ti-

ap pagi dan petang orang-orang 

dapat berkumpul di sekitar bait 

suci dan membangun hubung-

an dengan Tuhan  dalam doa (Lu-

kas 1:10), menuntut janji Tuhan : 

“Aku akan bertemu dengan eng-

kau” (Keluaran 30:6). 

Perjanjian Lama mengajar-

kan Injil keselamatan yang sama 

dengan Perjanjian Baru. Kedua-

nya menggambarkan Yesus ma-

ti untuk kita dan melayani demi 

kita sebagai Imam Besar di bait 

suci surgawi. 

3. PELAYANAN YESUS BAGI KITA DINYATAKAN 

DALAM BAIT SUCI

Bait suci dan pelayanannya 

menjelaskan apa yang Yesus se-

dang perbuat sekarang di bait 

suci surga, dan apa yang Ia se-

dang buat sekarang di bumi un-

tuk meyakinkan dan menuntun 

kita dalam kehidupan kita se-

hari-hari.

Oleh sebab  bait suci dunia 

berpola pada bait suci surga, 

maka itu menggambarkan ba-

it suci surga di mana Kristus se-

karang melayani. Keluaran 25-

40 menggambarkan pelayanan 

dan upacara bait suci di padang 

belantara secara rinci. Ringkas-

an isi perabotan bait suci mem-

punyai dua bilik, bilik yang su-

ci dan bilik yang mahasuci. Satu 

halaman terdapat di depan ba-

it suci. Di halaman itu berdi-

ri satu altar (mezbah) terbuat 

dari tembaga tembaga di ma-

na para imam mempersem-

bahkan korban-korban dan 

tempat pencucian.

Korban-korban yang di-

persembahkan di atas mez-

bah tembaga melambang-

kan Yesus, yang, melalui ke-

matian-Nya di salib menja-

di “Anak Domba Tuhan , yang 

menghapus dosa dunia!’ (Yo-

hanes 1:29). Bila orang ber-

dosa yang bertobat datang ke 

mezbah dengan korban dan 

mengakui dosa-dosanya, ia 

menerima pengampunan dan 

penyucian. Begitu juga, orang 

berdosa sekarang ini menda-

patkan pengampunan dan pe-

nyucian melalui darah Yesus 

(1 Yohanes 1:9).

Di bilik pertama atau bilik 

yang suci, kaki dian bercabang 

tujuh yang terus menyala meng-

gambarkan Yesus sebagai “Te-

rang dunia” yang tidak pernah 

gagal. (Yohanes 8:12). Meja ro-

ti persembahan, melambangkan 

kepuasan yang diberikan-Nya 

atas rasa lapar rohani dan jas-

mani melalui “Roti hidup” yang 

selalu tersedia (Yohanes 6:35). 

Mezbah dari emas untuk keme-

nyan melambangkan pelayanan 

doa Yesus bagi kita di hadapan 

Tuhan  (Wahyu 8:3,4).

Bilik kedua, atau bilik yang 

mahasuci, berisi peti perjanjian 

bersalut emas. Itu melambang-

kan takhta Tuhan . Tutupan gra-

firatnya, atau kursi kemurahan, 

melambangkan pengantaraan 

Kristus, Imam Besar kita, yang 

menjadi pengantara umat ma-

nusia yang berdosa yang telah 

melanggar hukum-hukum mo-

ral Tuhan . Dua loh batu di mana 

Tuhan  menulis sepuluh hukum 

tertudung di bawah perukupan 

kemurahan. Malaikat kemuliaan 

dari emas terletak diperukupan 

kemurahan pada kedua ujung 

peti. Cahaya yang gemerlap ber-

sinar antara dua malaikat, lam-

bang kehadiran Tuhan  sendiri.

Sebuah tirai menutupi bi-

lik yang suci dari pandang-

an manusia sementara imam 

melayani mereka di halaman 

depan. Tirai yang kedua ter-

gantung di depan bilik yang 

mahasuci, yang memisahkan 

bilik sebelah dalam itu dari 

para imam yang masuk ke bi-

lik pertama dari bait suci.

Ketika Yesus mati di sa-

lib, apa yang terjadi pada ti-

rai tersebut?

“Dan lihatlah, tabir Bait 

Suci terbelah dua dari atas 

sampai ke bawah” Matius 

27:51

Bilik yang mahasuci ter-

singkap pada waktu Yesus 

mati. Setelah kematian Yesus 

tidak ada lagi tirai di anta-

ra Tuhan  yang kudus dan se-

orang umat percaya yang setia; 

Yesus, Imam Besar kita mela-

yani kita di hadirat Tuhan  (Ibrani 

10:19-22). Kita beroleh jalan ke 

ruang takhta surga sebab  Yesus 

yaitu  Imam Besar kita berada 

di sebelah kanan Tuhan . Ia me-

nyanggupkan kita untuk datang 

ke hadirat Tuhan —ke hati Tuhan  

yang penuh kasih. Jadi, “marilah 

datang dekat.”


4. WAHYU MENGENAI KEMATIAN KRISTUS UNTUK 

MENYELAMATKAN KITA

Sama seperti bait suci dunia 

merupakan reproduksi dalam 

bentuk mini dari bait suci surga 

di mana Yesus sekarang sedang 

melayani bagi kita, maka per-

baktian yang diadakan di bait 

suci dunia juga yaitu  “gambar-

an dan bayangan dari apa yang 

ada di sorga” (Ibrani 8:5). Teta-

pi ada perbedaan yang sangat je-

las. Imam yang melayani di bait 

suci dunia tidak bisa 

mengampuni dosa, 

namun  di salib Yesus, 

“... hanya satu kali 

saja menyatakan di-

ri-Nya, pada zaman 

akhir untuk meng-

hapuskan dosa oleh 

korban-Nya” (Ibra-

ni 9:26).

Perjanjian Lama 

buku Imamat meng-

g a m b a r k a n  s e c a -

ra rinci perbaktian 

yang diadakan di ba-

it suci. Upacara-upa-

cara dibagi ke dalam 

dua bagian: pelayan-

an harian dan pela-

yanan tahunan. (Pe-

lajaran 13 membahas tentang 

pelayanan tahunan).

Dalam pelayanan harian, pa-

ra imam mengadakan upaca-

ra korban bagi seseorang seca-

ra pribadi maupun secara jema-

at. Bila seorang berbuat dosa, 

ia harus membawa hewan yang 

tak bercela sebagai persembah-

an atas dosa, “Lalu haruslah ia 

meletakkan tangannya ke atas 

kepala korban penghapus do-

sa dan menyembelih korban itu 

di tempat korban bakara